BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi handphone - BERITA TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY NEWS | BERITA TECHNOLOGY

Breaking

About Me

Sabtu, 29 Juni 2019

BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi handphone



berita teknologi handphone - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pentingnya revolusi entrepreneur di era industri 4.0. Sebab, digitalisasi dan otomatisasi berpotensi mengurangi penyerapan tenaga kerja.

"Banyak perubahan yang telah terjadi pada revolusi industri 4.0. Itu sebabnya harus dibarengi revolusi entrepreneur agar dapat membuka lapangan kerja baru," ujarnya saat membuka Talent Fest dan Bursa Kerja Nasional 2019, di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Maret 2019.

JK juga mengingatkan pentingnya sharing ekonomi di era industri 4.0. Sebab itu, ajang Job Fair tidak boleh melulu dimanfaatkan untuk mencari kerja, namun pun memperluas koneksi untuk merangkai lapangan pekerjaan baru.

"Jadi talent festival atau job fair bukan hanya untuk mencari kerja, tetapi mencari hubungan kerja," tambahnya. 

Talent Fest dan Bursa Kerja Nasional 2019 yang dilaksanakan selama dua hari pada 22 - 23 Maret mengambil tema Connect Your Potentials to The Future Possibilities. Program ini menyediakan 18.148 lowongan kerja merangkum 1.242 jabatan dari 157 perusahaan, dari sekian tidak sedikit sektor. Acara ini cuma-cuma untuk semua pencari kerja. 


"Diharapkan melalui program ini, talenta milenial Indonesia dapat memburu tempatnya dan memaksimalkan potensinya untuk dapat membawa Indonesia ke dunia Internasional," ujar Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pada kesempatan yang sama. 

Acara ini dibagi dalam sejumlah pekerjaan yaitu Bursa Kerja Nasional ialah pameran yang menghadirkan lowongan pekerjaan di perusahaan dan industri formal. Kemudian Talent Connect yang membuka ekosistem pencari kerja sektor non formal, merangkum Talents Mapping, Human Resource Platform, Softskill Education Platform, Jobseeker Startup dan Business Card Festival. 

Lali Appreticeship Program, ialah pameran yang menunjukkan program perusahaan yang membuka peluang magang di dalam dan luar negeri. 


Di samping itu, Business Card Festival, ialah instalasi kartu nama sekian tidak sedikit talenta dengan profesi yang bertolak belakang supaya pengunjung dapat saling terkoneksi dan bertukar kartu nama, sehingga melahirkan potensi kolaborasi antar disiplin. 

Terakhir, program ini juga menghadirkan workshop guna mengajar teknik menciptakan CV yang menarik, desain portofolio, dan skill berbicara dalam wawancara kerja. 

"Disini pun Robopark Indonesia ikut beperan dalam dunia Industri 4.0, dan pun Robopark Indonesia pun pastinya menolong memajukan bangsa dan Negara Indonesia ini".



Strategi Baru Line


Line sendiri menjadikan fintech sebagai salah di antara dari tiga strategi barunya. Dua strategi lainnya yaitu Offline melewati konsep Online Merges with Offline (OMO), dan Artificial Intelligence (AI).

Ketiga strategi baru itu adalahupaya Line mewujudkan visi baru perusahaan, Life on Line. Melalui visi tersebut, Line bertujuan menjadi "infrastruktur kehidupan" dengan sekian banyak  inovasinya untuk menyokong semua kebutuhan.


Dijelaskan Co-CEO dan Chief WOW Officer (CWO) Line Corporation, Jungho Shin, menambah gaya hidup dan kehidupan orang-orang melewati teknologi, merupakan konsentrasi perusahaan. Line tak hendak menjadi sebatas penyedia layanan pesan singkat.

"Kami memburu sesuatu yang benar-benar menyerahkan dampak untuk kehidupan sehari-hari, sehingga dapat memberikan evolusi untuk kehidupan dan masyarakat," katanya.

Baca juga : teks berita teknologi tepat guna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar