BERITA TEKNOLOGI | berita dampak teknologi - BERITA TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY NEWS | BERITA TECHNOLOGY

Breaking

About Me

Jumat, 14 Juni 2019

BERITA TEKNOLOGI | berita dampak teknologi

Bisnis fintech Line Corp ditebak mencapai BEP dalam satu sampai dua tahun. Hal itu diajukan oleh Co-CEO Line Shin Jung-Ho. Layanan fintech laksana perbankan, perniagaan saham, pinjaman dan asuransi, bisa menghasilkan deviden dalam tiga tahun, tergantung pada seberapa cepat perusahaan dapat mendapat  lisensi yang dibutuhkan dan unik pemakai.



berita dampak teknologi - Bisnis fintech Line Corp ditebak mencapai BEP dalam satu sampai dua tahun. Hal itu diajukan oleh Co-CEO Line Shin Jung-Ho. Layanan fintech laksana perbankan, perniagaan saham, pinjaman dan asuransi, bisa menghasilkan deviden dalam tiga tahun, tergantung pada seberapa cepat perusahaan dapat mendapat  lisensi yang dibutuhkan dan unik pemakai.

Dua sampai tiga tahun ke depan ialah waktu urgen untuk menggali tahu keperluan pemakai. Perusahaan bakal difokuskan pada pasar domestik dan Taiwan.

Operator platform ekspedisi pesan sangat populer di Jepang, tengah menghadapi basis pemakai yang stagnan dan model bisnis yang bergantung pada iklan. Untuk tersebut Line memperbanyak pembayaran untuk menyokong penawaran finansial lainnya dan mentransformasikannya menjadi software all-in-one laksana Tencent Holdings Ltd. Wechat.

Perusahaan tahun lalu mengoleksi 148 miliar yen (US$1,4 miliar) dalam penjualan obligasi konversi untuk menolong mendanai ekspansi. Sahamnya jatuh ke level terendah semenjak penawaran umum perdana pada Juni.

"Fintech sendiri ialah model monetisasi yang sudah terbukti, satu-satunya masalah ialah seberapa cepat saya dan anda bisa memberikan ketenteraman kepada semua pemakai. Kami memerlukan investasi tiga sampai empat tahun guna membangunnya,” katanya laksana dikutip dari Bloomberg, Kamis (13/6/2019). Line mempunyai 80 juta pemakai aktif bulanan di Jepang, 21 juta di Taiwan, 44 juta di Thailand dan 19 juta di Indonesia.

Line telah menjadi pemain berpengaruh dalam fintech pembayaran di Taiwan. Perusahaan menargetkan untuk mengawali operasi di Line Bank, dengan bermitra dengan Mizuho Financial Group Inc., di Jepang tahun depan, sambil menantikan persetujuan peraturan.

Meskipun mempunyai pijakan mula di tidak sedikit pasar global, Line telah memusatkan operasi ekspedisi pesannya di empat negara Asia. Layanan fintech dapat bermanfaat sebagai vektor untuk perluasan global ke depannya. ,

“Kompetisi untuk perusahaan messenger telah berakhir. Saat ini kami memerlukan inovasi lain. Fintech dapat menjadi opsi itu."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar